Smoking cause cancer! So, how to stop smoking in an easy way?

Bila Anda sebelum ini pernah merokok, maka mulai sekarang sebaiknya Anda berhenti merokok. Wanita yang menjadi perokok aktif berisiko 2 (dua) kali lebih besar daripada mereka yang tidak perokok. Namun wanita perokok pasif pun memiliki risiko cancer dalam jangka panjang bila hampir tiap hari terpapar asap rokok.

Cortisol: The stress hormone

Hormon kortisol disebut juga hormon stres. Kortisol diproduksi saat adrenalin Anda terpacu.

Selain berfungsi dalam imunitas tubuh, kortisol memiliki andil dalam beberapa fungsi tubuh seperti:

  • menjaga metabolisme glukosa,
  • mengatur tekanan darah,
  • mengatur jumlah insulin yang dilepaskan dalam darah.

 

Efek samping pengaruh kortisol bagi tubuh antara lain:

  • adanya perasaan permusuhan atau kebencian. Bisa berupa rasa kebencian terhadap orang lain; kebencian terhadap peristiwa tertentu; bahkan kebencian terhadap diri sendiri.
  • Penyakit asam lambung
  • Hilangnya area pandangan yang membuat mata terfokus seperti diselimuti lorong panjang. Gangguan ini disebut gangguan tunnel vision.
  • Kurang tidur, dimana orang tersebut tidak dapat mencapai waktu tidur lebih dari 6 (enam) jam per malam. Gangguan ini disebut sleep deprivation.
  • Melemahkan sistem imun tubuh
  • Melemahkan metabolisme
  • Artritis
  • Kelelahan kronis
  • Hipertensi
  • Depresi
  • Merasa kelaparan. Makanya nggakheran kenapa ada orang tertentu yang pada saat merasa stres malah rasa laparnya meningkat. Pelariannya ke makanan. Makan terus sampai mengakibatkan obesitas. Tapi, pada orang tipe lain ada juga yang saat stres akan kehilangan nafsu makan. Ia tidak mau makan. Sehingga makin lama berat badannya makin turun.
  • Migrain

 

Cara menurunkan kadar hormon kortisol yang tinggi, antara lain:

  • Ambil waktu latihan mengambil nafas panjang, bermeditasi (berdoa tenang dalam hati), akan menurunkan kortisol sebanyak 20 persen.
  • Minumlah secangkir teh hangat.
  • Ambil waktu untuk berkebun.
  • Tertawa lepas seperti anak-anak.
  • Sediakan waktu bermain dengan hewan peliharaan.
  • Buatlah jadwal untuk pijat. Sekali-sekali tubuh Anda perlu di-massage. Ini berguna untuk merelaksasikan otot-otot tubuh Anda yang tegang / tertekan.
  • Bila Anda tidur siang, jumlah kortisol akan turun sebanyak 50 persen.
  • Bila Anda mendengarkan musik/lagu kesukaan Anda, kortisol akan turun sebanyak 50% sampai 66%. Seorang Dokter dari Jepang Osaka Medical Center membuktikan hal ini. Pasien nya yang mendengarkan musik kesukaannya, jumlah kortisol nya menurun lebih banyak daripada Pasien yang hanya relaksasi dalam ruangan hening. Putarlah musik yang tepat (yaitu musik yang Anda sukai) akan membuat tubuh Anda relaks dan mengurangi stres serta tekanan yang jiwa Anda rasakan.

 

Manfaat kortisol

Manusia membutuhkan hormon kortisol. Namun, kebutuhan akan hormon ini hanya dalam tingkat sedang atau sekedar secukupnya saja. Kalau Anda ingin tetap sehat, usahakan jangan terlalu tinggi kadar kortisol dalam tubuh Anda.

 

Manfaat hormon kortisol dalam tingkat sedang:

  • Pasien yang mengalami rasa nyeri tulang belakang kronis yang mengkonsumsi kortisol mengurangi rasa sakitnya hingga 75%.
  • Berdasarkan penelitian Universitas California, wanita yang kortisolnya dipicu pada ukuran yang tepat (yaitu ukuran sedang) dapat membuat nya merasa pada mood(suasana hati) yang baik dalam melakukan hubungan seksual.
  • Berdasarkan penelitian terhadap 90 orang pria yang dilakukan oleh Universitas Wisconsin-Madison, USA, mereka menemukan tingkat kortisol yang sedang (bukan dalam jumlah yang tinggi) menghasilkan daya ingat yang lebih baik. Sebaliknya jika stres terlalu tinggi, efeknya akan sebaliknya, manusia akan sulit mengingat sesuatu.

 

Wanna Feeling Loved? Try to increase your Oxytocin!

Hormon oksitosin ini penting bagi kesehatan psikologis kita.

Rumus kimia oksitosin adalah C43H60N12O12S2.

Oksitosin membangun efek rasa nyaman dan rasa bahagia. Hormon oksitosin disebut juga hormon kasih sayang, karena hormon ini berhubungan dengan perasaan disayangi dan dicintai. Orang yang merasa dicintai dengan baik cenderung memiliki kadar oksitosin yang tinggi.

Tapi kadar hormon oksitosin dalam tubuh dapat berkurang bila ia merasa tidak dicintai dengan baik.