Endorphin: Hormone that makes you feel relaxed

Lain kortisol lain endorfin. Kalau kortisol menyebabkan orang makin tertekan; sebaliknya orang yang hatinya gembira, tubuh nya akan memproduksi hormon endorfin. Endorfin memberi efek relaks, membantu meredakan ketegangan saraf akibat mengalami tekanan yang terlalu besar (stres, depresi).

Zat endorfin adalah senyawa kimia yang membuat kita merasa senang, bahagia dan gembira. Hormon ini bermanfaat memperbaiki imun tubuh. Tubuh kita memproduksi hormon endorfin melalui kelenjar pituitary dan tubuh kita memproduksi hormon endorfin HANYA pada saat kita tertawa, saat kita merasa bahagia dan saat kita beristirahat yang cukup. Jadi, Anda bisa bayangkan seandainya Anda kurang merasa bahagia, maka tubuh Anda pun akan kurang memproduksi hormon ini.

Zat endorfin bertindak seperti morfin. Bahkan kekuatan endorfin bisa 200 (dua ratus) kali lebih besar daripada morfin! Dan, endorfin mampu menimbulkan perasaan senang dan nyaman sehingga membuat manusia berenergi.  Fungsi zat endorfin adalah untuk menjaga imun tubuh. Artinya, selain mencegah memburuknya emosi kita, perasaan bahagia juga merangsang timbulnya zat imunitas (kekebalan tubuh). Berarti, sistem imun tubuh Anda bergantung pada endorfin.

Dengan endorfin, perasaan Anda akan menjadi lebih relaks; dan tentunya Anda pun akan lebih mudah mengontrol hidup Anda. Maksudnya: mengontrol diri Anda dari amarah sekaligus berpikir positif dengan mengutamakan kesabaran. Ingat, endorfin adalah zat yang diproduksi oleh tubuh Anda HANYA pada saat Anda merasa bahagia dan pada saat Anda tertawa. Jadi, tertawalah sering-sering; dan dekaplah perasaan hati yang bahagia selalu di tangan Anda.

 

Fungsi hormon endorfin adalah membantu…

  • meredakan efek rasa nyeri di hati sebagai akibat dari tekanan berat seperti karena sakit hati, rasa terluka dan rasa terkhianati.
  • meredakan rasa sakit kepala.
  • Meredakan rasa nyeri karena menjelang haid.
  • Meningkatkan (memperbaiki) kekebalan (imun) tubuh.
  • Menimbulkan rasa gembira, senang, bahagia.
  • Membuat hati merasa lebih santai (relaks)
  • Menstabilkan emosi kita akibat perasaan sedih, kecewa, marah, depresi, sakit hati. Hormon ini membuat tubuh bisa menguasai diri nya untuk lebih sabar.
  • Membuat manusia awet muda dan bahagia. Karena itu endorfin disebut juga hormon Dewa Kebahagiaan.

 

Perbedaan hormon endorfin dan morfin:

  • Hormon endorfin adalah opioid yang bersifat endogenous. (Sedangkan morfin adalah opioid yang bersifat eksogenous.) Opioid adalah obat yang sering digunakan pada penanganan Pasien dengan nyeri hebat.
  • Endorfin adalah analgesik yang ampuh 18 sampai 500 kali lebih kuat daripada morfin. Beta-endorfin (B-endorfin) 80 kali lebih kuat. (Sedangkan morfin lebih lemah daripada endorfin.)
  • Endorfin tidak bersifat adiktif. (Sedangkan morfin bersifat adiktif. Menyebabkan kecanduan.)
  • Tidak ada efek samping dari hormon endorfin. (Sedangkan efek samping dari morfin adalah rasa euphoria/disforia, konstipasi, depresi pada saluran nafas, nausea, vomiting(muntah), dll.) Nausea adalah istilah dalam dunia kedokteran untuk menggambarkan rasa tidak nyaman di perut terutama di bagian lambung.
  • Endorfin bermetabolisme dengan cepat. (Sedangkan morfin bermetabolisme lambat.)

 

Endorfin terbuat dari 16-31 asam amino; dan tubuh manusia memproduksi sedikitnya 20 macam endorfin (dimana manfaat dan penggunaannya sedang diteliti). Namun, dari antara 20 macam endorfin, ada 4 macam endorfin yang paling umum, yaitu: Alpha endorfin, Beta endorfin, Gamma endorfin, dan Sigma endorfin. Yang paling kuat adalah Beta endorfin.

 

Cara meningkatkan endorfin dalam tubuh

Endorfin sebenarnya merupakan gabungan dari endogenous dan morfin, zat yang merupakan unsur dari protein yang diproduksi oleh sel tubuh serta sistem saraf manusia. Sebenarnya kita dapat menstimulus (merangsang) tubuh kita untuk memproduksi hormon endorfin lho. Caranya, bisa kita stimulus melalui berbagai kegiatan, seperti:

  • mengambil nafas panjang.
  • melakukan relaksasi.
  • melakukan meditasi (doa hening).
  • bermain musik.
  • lontarkan humor yang membuat Anda tertawa.
  • mendengarkan musik kesukaan Anda.
  • makan makanan pedas (Perhatikan agar jangan sampai terlalu pedas agar tidak melukai lambung).
  • makan cokelat.

 

Karena endorfin diproduksi oleh tubuh manusia sendiri, maka endorfin dianggap sebagai zat painkiller (penghilang rasa sakit) yang paling baik daripada segala jenis obat-obatan painkiller yang ada. Seorang ahli kebidanan, Constance Palinsky, tergerak untuk menggunakan endorfin untuk tujuan mengurangi atau meringankan rasa sakit pada ibu yang akan bersalin. Beta endorfin adalah salah satu zat endorfin yang dikeluarkan oleh otak pada saat kita merasa stres atau sakit, dan merupakan obat penghilang rasa sakit alami yang setara seperti pethidine. (Pethidine adalah obat penahan rasa sakit saat melahirkan.)